FIRST-CLASS SAHABAT

Assalamualaikum.
Heya.

Its been a long day since I last post any entry.Now,I got a chance to reveal my feeling through this place once in a while.Im sure pretty much that no one will be reading my mind now.Nay,im not a social person though.Maybe there's people that know me..but only a few that know yet feel myself.Im not a friendly one like i said on my FB bio.So truee laa..I dont like to make a new friends in the first place cuz i know..they only a friend.Just.

But,I own many sahabat that always keep in touch with me.Although we dont always get to chat or call or even meet,but our soul feels like it always bonding.

Its like,lets say,'jauh dimata dekat di hati'.

Serius,aku sangat+ bersyukur cuz Allah hadiahkan aku hadiah yang jarang sekali orang dapat.mostly,kita ramai kawan tapi tiada sahabat,right?teman yang hanya tertawa.tapi meninggalkan kita ketika kita dalam duka,dalam masalah yang menimpa diri kita.aku sentiasa merindui sahabat+ ku...semua jauh dari mata.sedih jugak la sebab dah tak boleh lepak bersama sebab kenal pun masa zaman sekolah.lainlah kalau kenal masa jadi jiran.ok lagi kutt.

Ok let say..ibarat kita memandang gunung yang jauh nun di sana,tapi masih terlihat kecantikan gunung tersebut.

Perpisahan itu memang pahit.tapi juga ada manisnya.seperti contoh gunung tadi.

Aku rindu mereka.

Serius.

No kid'ing.

Mostly di semenanjung lah...tak kurang juga di sabah ni.memang kalau orang pandang aku buat pertama kali,mereka akan kata aku ni muka 'anti-soc'.the truth isnt like that nay..just wanna take time to make a move.aku tak suka main kawan+ aje.tapi kalau dia mulakan dulu,aku layan aje.tapi tengok jugala macam mana.

Im not hard to be close.

But,not to be easy too stick.

Thats just a part of me.

Im sick of being blend with others.I hate it cuz when its like that,there will be more negative talking than positive.I couldnt deny my feels when i came to that situation.

When i hate or love,i'll spill it.over.

But,its necessery when we with our batch.our age.its will be easy to close even at the first place we're dont even thinks like that.

Thats...my story with my first-class sahabat.

"Weh,mari sini.joinlah kami",ajaknya kepada aku ketika dia menyedari diriku kesorangan menulis diari di atas meja.malam itu malam minggu.setelah isyak,bebas aktiviti.tiada kelonggaran.aku memilih untuk menulis-my eternal hobby.

Aku tersenyum segan.yelah tak pernah+ kene ajak berborak oleh budak senior-budak lama.sedari diriku hanya budak yang baru dua tahun menimba ilmu di situ.

"Marilah sini,keena",ajak yang sorang lagi.

Aku pon nak tak nak,join jelah.segan masih berpijar dalam diri.tak pe ke kalau aku sembang dengan dorang ni?apa pulak persepsi mereka bila da start ajak aku borak?am i comfort to them?ke..saja nak ajak aku sebab tengok aku lone ranger?atau...sebab dorang dah lama perati aku.nak ajak borak,rapat+ sebab one age?ok yang last tu memang masuk bakul sendiri.haha.

"Nak panggil apa?",soalku.yelah one age kut.Tak yah bajet nak skema sangat la kan.

"Aku-kau aje".putusnya.

Sembang punya sembang,aku pun tersasul banyak 'awak-kita'.ok cut it!Terbelit lidah aku nak betulkan balik.terbelit juga sebab tak biasa dengan orang yang tak rapat walau one age.asyik tersasul tu buat aku fedup nak tukar panggilan masing+.tapi dia still bagi semangat.

"Lek ah..nanti biasa lah tu",katanya relax.

Ya.tapi agak lama.dan bila da biasa,nikmat dia sampai ke bulan terasa.ok,over pulak.yelah sebab santai aje panggil 'aku-kau'.bila da macam tu,nak borak apa+ pun da tak malu,tadak sensor.feels macam family sendiri.

Having her on my side make me enough of making friends dah.biarlah anti-soc pun asal sahabat+ sentiasa keep in touch.kan?

Ok,enough.

Loving u cuz Him.
InsyaAllah.
Ever.
Eternal.
Till jannah.

'Diouss.

Comments

Popular Posts